Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Jangan kawin dengan guru, itu adalah pesan dosen saya Pak Ersis kepada mahasiswa di kampus tercinta FKIP Unlam Banjarmasin dalam sebuah kuliah. Kata beliau gaji guru jangan harap bisa membelikan lipstik dan parfume yang mahal. Ketika itu saya tertawa saja menanggapinya, namun sekarang sudah menjadi realita bagi saya, kenyataan nya sekarang gaji guru kecil… Guru adalah jabatan fungsional, yang ke-profesional-an nya cuman dihargai Rp. 227.000,- untuk PNS golongan III dan Rp. 287.000,- untuk PNS golongan IV. Kalau guru honor jangan diharap dapat tunjangan seperti itu, pertama jadi guru saja saya sangat ingat sekali digaji Rp. 132.000,- tahun 1998.
Bisa jadi itu adalah ganjaran tunjangan terkecil di Indonesia untuk sebuah jabatan fungsional, mungkin bisa jadi sangat kecil karena guru jam 14.00 sudah pulang, atau karena sering libur, jadi tunjangannya sekecil itu, atau guru memang belum prefesional selama ini. So jadi di anggap gak perlu diberi tunjangan besar. Padahal anak didik saya sudah ada yang jadi diplomat, polisi, tentara, dosen, preman, koruptor koq itu tak jadi ukuran selama ini. Padahal mulai pejabat hingga koruptor kan bisa nya karena guru, minimal mereka itukan bisa membaca dulu baru bisa mengkorupsi, nah … bisa membaca kan karena guru… Gimana mas menurut sampean
1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untung istri saya ngak dengerin ceramahnya Pak Ersis hehehhe
Komentar oleh kangguru April 10, 2007 @ 4:59 am